Bale Budaya Pandeglang

Sekali ini ada nuansa lain yang kurasakan saat nongkrong di Bale Budaya Pandeglang, sebuah gedung peninggalan zaman pemerintah Hindia yang dibiarkan dalam bentuk aslinya (kecuali oleh warna catnya yang kini menjadi hijau seperti gedung-gedung pemerintahan lain di seluruh Pandeglang) yang kini digunakan sebagai pusat kegiatan seni budaya di Pandeglang.

Entah dimulai dari mana tiba-tiba kami sibuk. Seorang teman kali ini meminta untuk duduk lesehan di teras depan Bale Budaya. Seorang teman lain sibuk memesan cola dingin di kantin sebelah. Seorang teman lain sibuk mencari rol colokan kabel. Seorang lagi memanggul karpet dan menggelarnya.

Dan dalam keremangan cahaya malam tadi, diiring sepoi angin gunung yang dingin.. kami memulai obrolan tentang apapun yang terlintas di benak. Sungguh mengasyikkan. Kepenatan yang kurasakan sehari ini sedikit terobati.

Ketika aku iseng membuka notebook dan mengakses Facebook, yang lain pun rupanya serasa diingatkan bahwa mereka pun masing-masing memiliki accountnya. Jadilah obrolan beralih pada kesibukan masing-masing mengakses Facebook. Tawa berderai ketika ada yang menemukan sesuatu yang lucu. Yang lain pun menengok dan meminta jawab tentang apa.

Datangnya rombongan Kang Alam akhirnya melengkapi hadiah Allah pada kami malam ini. Kang Alam bersama rombongannya rupanya sedang berlatih upacara adat. Suara gamelan yang khas dan hentakan ritmis kendang seperti membawa kami ke dimensi lain. Dimensi kedamaian, yang bebas dari kesalahan, bebas dari kebohongan, bebas dari perselisihan, bebas dari keinginan…. Damai.

Semoga saja kedamaian ini pun dapat segera datang seperti datangnya hujan di tengah panasnya sahara Pandeglang. Semoga saja Bale Budaya ini menjadi tempat bagi mereka yang ingin berlatih mengasah kehalusan rasa dan kehalusan karsa, untuk kemudian membuat mereka mendapat pengertian yang mendalam mengenai makna diri dan kehidupan.

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Kirim artikel ini ke :
  • Google Bookmarks
  • Facebook
  • Twitter
  • email
  • Print

Artikel Terkait :

Belum ada komentar

Tulis komentar

Kompetisi Blogger Banten
Kompetisi Blog Banten