Koneksi Internet Murah tapi Cepat ?

Aku lupa bercerita bahwa hari jumat yang lalu ponselku tak kutemukan di kantong celana. Kukira jatuh, eh ternyata tertinggal di rumah. Ini kuketahui setelah aku sampai di Gerai Halo Pandeglang dengan maksud memblokir nomorku. Meski tidak jadi memblokir, iseng-iseng aku bertanya mengenai produk Telkomsel Flash, sebuah produk yang memungkinkan kita terkoneksi ke internet dengan menggunakan sinyal 3G dari Telkomsel.

Naluri eksperimenku akhirnya menjebloskanku terbujuk rayuan customer officer Gerai Halo. Rasa penasaran membuatku ingin mencobanya. Akhirnya kubeli paket Telkomsel Flash Unlimited dengan abodemen Rp. 125.000,- per bulan. Beruntung aku sudah memiliki PCMCIA Modem yang telah support HSDPA sehingga aku tidak perlu lagi membeli modem Telkomsel Flashnya. Tapi sebenarnya, tanpa kedua modem itu pun Telkomsel Flash bisa digunakan melalui ponsel yang telah support HSDPA atau setidak-tidaknya 3G, karena bentuk Telkomsel Flash ternyata berupa SIM card seperti layaknya yang dipakai dalam ponsel.

Bagaimana speednya?

Setelah eksperimenku mencoba-coba berbagai koneksi (Speedy Personal, Matrix 3G, IM3, Axis, KartuHALO, dan Smart) akhirnya untuk koneksi Telkomsel Flash aku sampai pada kesimpulan bahwa hampir semua klaim kecepatan yang ditawarkan semua provider tidaklah seindah dalam kenyataannya. Ketidakstabilan menjadi persoalan utama seluruh koneksi.

Sebagai konsumen yang baik, tentu saja kita harus mempertimbangkan tarif juga.  Mari kita ulas sedikit.

  1. Speedy Personal: tarif Rp. 200.000 perbulan dan quota data 2Gb. Ini sama dengan Rp. 100/Kb data. Koneksi: ADSL.  Speed: Lumayan, tapi tetap masih jauh dari jargon promo. Kesimpulan: Lumayan tapi Mahal
  2. Matrix 3G: tarif 100.000 per bulan tanpa quota. Koneksi: 3G. Speed: Biasa. Kesimpulan: Mahal
  3. IM3: tarif Rp 1/Kb. Koneksi: GPRS (atau 3G jika coveragable). Speed: Biasa. Kesimpulan: Cape.
  4. Axis: tarif Rp 1/Kb. Koneksi: GPRS atau EDGE. Speed: Biasa. Kesimpulan: Cape.
  5. KartuHalo: tarif Rp 5/Kb. Koneksi: GPRS atau 3G. Speed: Masih lebih baik dari IM3 dan Axis. Kesimpulan: Tidak begitu cape tapi Mahal.
  6. Smart: tarif Rp 0,275/Kb. Koneksi: CDMA. Speed: Lebih baik dari Matrix, IM3, Axis, dan KartuHALO. Kesimpulan: Lumayan meski kadang byar pet.
  7. Telkomsel Flash: tarif Rp 125.000 per bulan. Speed: Lebih baik dari Matrix, IM3, Axis, dan KartuHALO, tapi herannya koq masih kalah ma Smart? Kesimpulan : Lumayan tapi Mahal.

Bicara masalah tarif internet, di Indonesia memang masih sangat mahal. Bandingkan saja dengan Malaysia negara yang serumpun dengan kita. Salah satu Broadband di Malaysia hanya mematok harga 66 Ringgit Malaysia (RM) atau sekitar Rp. 170 ribu/bulan. Koneksi dengan harga tersebut dapat kita pakai non stop atau 24 jam. Coba bandingkan dengan harga salah satu perusahaan penyedia koneksi internet yang ada di Indonesia. Tarif telkomnet instant mematok harga Rp. 9.000/jam. Mari sedikit berkalkulasi. Kalau kita pegawai swasta rendahan, lalu apakah sanggup membayar internet Rp. 3,24 juta sebulan. Dengan asumsi kita memakai internet 12 jam sehari atau 360 jam sebulan. Sesuatu yang saya rasa tidak mungkin. Lebih jauh, kalau mau di bandingkan tarif kita (Indonesia) dengan Malaysia, biaya internet kita 22 kali lebih mahal.

Kenapa tarif koneksi internet di tanah air mahal. Salah satu biang keladi mahalnya tarif internet adalah tingginya tarif koneksi internasional. Sebagai perbandingan, Malaysia hanya perlu membayar sekitar US$ 2.000 untuk koneksi per 1 megabyte. Sementara Telkom (Indonesia) harus membayar US$ 10 ribu ke Indosat sebagai pemegang hak koneksi internasional untuk koneksi dari Jakarta/Indonesia ke Singapura. Mengapa ini terjadi, tak lain karena Malaysia lebih dekat dengan Singapura, yang menjadi pusat koneksi internet dunia untuk wilayah Asia Tenggara.

Selain alasan di atas. Salah satu penyebab lainnya adalah karena monopoli jaringan di Indonesia. Dibandingkan dengan beberapa negara yang berkembang, seperti Filipina dan Thailand, Indonesia kalah. Bahkan dengan Bangladesh saja untuk tarif koneksi internet kita sama. Suatu fakta yang sangat memprihatinkan untuk negara yang berkembang seperti Indonesia.

Kebiasaanku bereksperimen membuat banyak orang bertanya hal yang sama : adakah koneksi yang cepat tapi murah? Terhadap pertanyaan itu aku selalu saja tersenyum sambil menjawab : ini Indonesia Bung!! Mana ada koneksi internet yang cepat tapi murah??

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Kirim artikel ini ke :
  • Google Bookmarks
  • Facebook
  • Twitter
  • email
  • Print

Kata kunci pencarian:

  • modem internet murah tapi cepat

Artikel Terkait :

Ada 9 komentar

  1. Ya..Koneksi Internet cepat dan murah? Masih sebatas mimpi kita ya… apalagi ditempat ku, Speedy belum support, 3G belum cuma GPRS, ya baru bisa memanfaatkan yang 22 kali lebih mahal dari Malaysia itu…. He.. he.. he…..

  2. Sly

    Yah… nasib gw lahir di Indonesia… :pinch:

    Negara dengan koneksi internet terlelet dan termahal… :dizzy:

  3. pegawai_cilik

    Yah begitulah Bang….seandainya kl ada presiden yang berkampanye internet murah daku pasti memilihnya :ninja:

  4. coy

    lom tau yg mana koneksi yg bagus… :sad: masih bnyk yg g sesuai iklan < < speddy user…

    tiap waktu selalu putus koneksi…..

  5. coy

    btw om..
    klo ada koneksi murah tapi cpet

    kasih tau y :wub:

  6. antonof

    Perkenalkan nama saya anton, saya mau sharing pengalaman saya tentang eksperimen2 koneksi internet “murah” :biggrin:

    Dulu saya juga pernah spt mas… Rumah saya belum support Speedy, maklum jauh dari jalan raya,… jadi klu mu langganan dan ada sambunganpun,…. mungkin harus ngolor kabel kira2 1km ke rumah saya,.. :silly: Padahal saya ngebet banget punya koneksi internet di rumah,.. daripada harus bolak-balik warnet,… cape.. deeh,,,… apalagi klu ingin update malam2,…. :sad:

    Mulailah eksperimen koneksi2 internet 1. mulai dari Flexi yang tarifnya mahalnya minta ampun,… 2. Pakai GSM Mentari GPRS,… saat itu masih ada promo,.. cukup murah tapi lemotnya minta ampuuun… :blink: 3. Pakai smart CDMA, lumayan bisa masuk rumah mbah google tapi saat buka2 situs,… lemot sekali,.. saya speedtest ternyata cuma kena 6kbps,.. wah2… 4. Mau coba Telkomflash Unlimited,… lha pass waktu itu kosong,.. nggak jadi,… 5. Mau coba IM2 Broom,… juga pass kosong. Padahal sudah siap modem GSM sierra 881U. 6. Akhirnya saya ketemu dengan XL Unlimited,.. yah… :face: ,… koneksi lumayan kenceng saat dapat 3G (di kota) bisa 150kbps,… tapi dirumah saya hanya bisa GPRS speed rata2 20 kbps,..kalau siang lemotnya minta ampuun cuma 10kbps,… tapi klu malam diatas jam 21.00 lumayan bisa 35-40 kpbs,.. apalagi kalau dini hari jam2 02.00,.. :sleeping:

    Yah,… dari pada nggak ada mass…. lumayan bisa download file kecil2,… rata2 3kbps s/d 5kbps,…. 1/20 nya speedy,….. :biggrin:

    kadang klu pass download saya tingal mandi, makan, cuci2,…. dll, dll,…. :biggrin:

    Sampai saat ini saya masih pakai XL Unlimited,…… :smile:

  7. antonof

    Ralat mass,….

    Yah,… dari pada nggak ada mass,… lumayan bisa download file kecil2,… rata2 3kBps s/d 5kBps,… 1/20 nya speedy :biggrin:

    Sampai saat ini saya masih pakai XL-Unlimited prabayar Rp.100 ribu,… (seperti saat saya kirim komentar ini),.. tiap isi ulangnya untuk 1 bulan masa aktif, 1 bulan tenggang,…,. sebenarnya klu bisa dapat koneksi 3G termasuk lumayan murah,… krn download bisa rata2 160 kbps atau 20kBps,… sayangnya saya hanya dapat GPRS,… jadi ya termasuk cukup mahal,… :sad:

    Yah,… begitulah nasib kalau tinggal jauh dari pusat kota,…. krn semua opertaor seluler hanya punya BTS 3G di pusat kotanya saja,… khususnya untuk daerah saya,… :sad:

    Kapa ya semua BTS GSM Seluler ada fasilitas 3G-nya…? :smile: :

    Oya,.. posisi saya di sekitar madiun,… jawa timur,…. indonesia,… :biggrin:

  8. masalahnya di infrastruktur mang. kalo mau internet cepet mesti pake fiber optic, bukan kabel biasa. singapore lebih murah dr malaysia karena negaranya seuprit, bisa nanam fiber optic disemua kawasan. malaysia lebih mahal dr s’pore, ga semua tempat tercover fiber optic. tp at least lebih baik dr Indonesia karena negaranya ga seluas Indonesia. bayangkan berapa billion yg harus diinvestasikan indonesia untuk membangun jaringan internet dari sabang sampe merauke.

    jadi untuk sementara sabar aja kali yg di Indonesia hehe.. saya disini langganan streamyx (kayak speedy telkom) RM 77 sebulan, kecepatan 512kbps. paling mahal speed 4mb, biaya RM 268.
    btw, any suggestion, saya mo mudik bln mei, karena kerjaan saya mobile, mesti kerja juga walopun pulkam, koneksi apa yg tercepat (soalnya mesti pake program remote). bisa minjemin modem ga mank hehe…sewa 2 minggu deh :D

  9. Andi

    Coba pake starone cdma, tarif lumayan. Bisa di set 4500 per jam. Denan signyal 5 baris download sampe 15kbps. Kecepatan lumayan ok. Perangkat murah meriah. Tarif bisa di set 3000 per jam. Tapi kena abunemen 25000 per bulan. Dah pake hampir 1th. Dah menghasilkan banyak uang.

Tulis komentar

Kompetisi Blogger Banten
Kompetisi Blog Banten