Percaya atau Yakin ?

Tersebutlah seorang pemain akrobat yang sangat cakap berjalan menyeberangi gedung tinggi hanya dengan bantuan seutas tambang sebagai jembatan. Ribuan orang akan menonton aksinya seraya menahan napas ketegangan. Ia berjalan menyeberang ke gedung yang satu dan sesampainya di seberang ia lalu meminta asistennya untuk naik di atas pundaknya dan berjalan menggendongnya kembali ke seberang.

Setiap orang yang menyaksikan itu kagum dan semua memberinya aplaus yang meriah. Lalu sang maestro pun bertanya pada para penonton, “Anda semua percaya bahwa saya dapat melakukannya lagi?” Para penonton menjawab, “Ya kami percaya anda dapat melakukannya.”  Sejenak kemudian sang maestro bertanya lagi, “Nah, jika begitu sekarang siapa yang mau menjadi sukarelawan naik ke pundak saya?” Hening. Tak ada satu pun yang mau.

RENUNGAN

Ada perbedaan yang jelas antara Percaya dan Yakin. Kita mungkin percaya dengan apa yang kita lihat. Dalam cerita di atas para penonton percaya pada sang maestro karena mereka telah melihat aksinya. Namun ketika diminta untuk naik ke pundaknya, tak ada satu pun yang mau. Mereka tidak yakin.

Seperti itu pula lah kebanyakan kita dalam hidup. Kita percaya akan keberadaan Sang Pencipta. Kita percaya akan kemahamurahan Sang Khalik. Namun kebanyakan belum mencapai taraf yakin. Apa contohnya ?

  1. Coba ingat dikala kita sakit yang sangat parah. Di saat itu, apakah kita tetap tenang karena yakin bahwa Allah tengah menjalankan skenario hidup pada kita… ataukah kita mengeluh dan takut sakit itu terus berlanjut sehingga tak hentinya berdoa seakan-akan Allah itu tuli?
  2. Coba perhatikan betapa banyak mereka yang miskin merasa dianaktirikan oleh Allah. Mereka merasa telah berbuat baik namun tetap saja miskin, sedang mereka yang brengsek justru malah hartanya terus bertambah.
  3. Coba perhatikan berapa banyak orang yang takut masa depannya suram sehingga harus melakukan berbagai cara untuk mengumpulkan harta seakan-akan tanpa berbuat itu esok ia akan miskin papa, padahal kita tidak pernah tahu apa yang kan Allah berikan pada kita di masa depan.

Yakinkah anda pada seluruh maha yang ada pada Allah? Mari kita renungkan lagi pernyataan syahadat kita.

Tags: , , ,

Kirim artikel ini ke :
  • Google Bookmarks
  • Facebook
  • Twitter
  • email
  • Print

Artikel Terkait :

Belum ada komentar

Tulis komentar

Kompetisi Blogger Banten
Kompetisi Blog Banten