Peringatan
Dalam beberapa sesi pembelajaran, guruku menekankan untuk “nyumput buni di nu caang, negrak bari teu katenjo” – “bersembunyi di tempat terang, jelas tegak namun tak terlihat.”Apa maksudnya? Bagaimana mungkin kita dapat bersembunyi di tempat yang terang? Atau berdiri tegak di tempat lapang namun tak terlihat?
Secara sederhana, apa yang ingin disampaikan guruku tak lain adalah untuk tidak menjadi sombong manakala kita telah menapaki sesuatu. Sebab, jika tidak, tentu kita akan melorot lagi ke tingkat dasar. Pelajaran ini selalu menjadi peganganku, karena intensitas godaan untuk menjadi sombong ternyata kian hari kian menguat. Sedangkan titik terlemah dari seseorang yang tengah belajar adalah kesombongan. Rumasa bisa. Merasa bisa.
Sebuah kejadian kecil hari ini kembali mengingatkanku akan pelajaran ini. Seseorang yang mungkin telah belajar lebih tinggi dariku ternyata tetap saja bisa terpeleset. Ini sinyalemen yang mengerikan buatku yang baru mulai melangkah. Kuatkan aku ya Allah. Mampukan aku.
Tags: Allah, Apa, Array, Bari, Berdiri, Bisa, Buni, Dapat, hari ini, introspeksi, Jelas, Jika Tidak, Karena, kesombongan, Kian, Namun, Peringatan, Saja, Tak, Tegak, Terang, Teu, Titik, Ya






















































Belum ada komentar
Tulis komentar